Minggu, 11 September 2011

[parapemikir] Doa untuk Ambon

 

Doa untuk Ambon

Oleh Henny Irawati*

Jakarta lebih terik dari biasanya. Panasnya seolah sanggup melelehkan kepala. Kutengok jam di hp, 13.00 WIB. Pantas. Di luar, matahari sedang garang-garangnya. Aku bersyukur telah sampai rumah. Rencana meneruskan baca kutangguhkan. Aku memilih tidur siang dengan jendela terbuka.

Ketika bangun, dua jam kemudian, matahari telah menepi. Dari jendela kamar, cahaya tidak lagi menyilaukan. Udara sore ramah seperti kawan lama, ngajak main di halaman. Tapi nanti dulu, aku mau tahu apa yang kulewatkan selama tidur siang. Laptop kunyalakan. 

Aku tidak membaca koran, juga mengurangi ngobrol dengan kawan-kawan. Komunikasi yang kuteguhkan barangkali ya cuma dengan linimasa Twitter ini. Tanda panah terus kutarik ke bawah. Orang-orang juga mengeluhkan panas yang keterlaluan. Kabar-kabar lain tak ada kaitannya denganku sampai aku menemukan retweet seorang teman:

TitiwAkmar_Titi Akmar
Simak TL @iphankdewe tentang issue Ambon. Jgn mudah kepancing guys.

__._,_.___
Recent Activity:
Karena esensi manusia adalah akal, maka mari kita gunakan akal kita sebagai tanda bersyukur kepada Tuhan....
----
Situs Para Pemikir : http://www.parapemikir.com
-----



MARKETPLACE
A bad score is 598. A bad idea is not checking yours, at freecreditscore.com.

Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the Yahoo! Toolbar now.

.

__,_._,___

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar