Senin, 03 Oktober 2011

Re: [Hukum-Online] Tokek yang dicari ?

 

saya koq jadi teringat : tanaman Gelombang Cinta, Kamboja Jepang, Ikan apalagi tuuhhh...yang sempet harganya selangit ...saat lg booming enak sih didengar telinga...hehehe


From: "Inventory-Cdc01, Id3P-Linfox" <ID3P-Linfox.Inventory-CDC01@unilever.com>
To: Hukum-Online@yahoogroups.com; apw <apwkomitel@yahoogroups.com>
Sent: Monday, October 3, 2011 2:55 PMe
Subject: RE: [Hukum-Online] Tokek yang dicari ?

 
Dear, all
 
Malahan ada yang berani nawar tokek dengan harga 400jt/ons tapi berat harus diatas 4 ons.
Hhheee…3x
Bagaimana ?
Tergiur tidak ?
4 ons x 400jy = 1.6 miliar lho…
 
regards,
irfanul lunavry achmad
inventory cdc-01
phone : 0897.0303.420
sebuah lilin menyala kecil
menyapa mentari dg senyum berawal mimpi,
aku mungkin terlihat kecil
tapi tak bernyali kecil untuk bertemu ilahi.

From: Hukum-Online@yahoogroups.com [mailto:Hukum-Online@yahoogroups.com] On Behalf Of rrusdiah@yahoo.com
Sent: Monday, October 03, 2011 11:04 AM
To: apw
Subject: [Hukum-Online] Tokek yang dicari ?
 
 
jangan asal cari tokek... mesti yang kelas kakap...
jangan sembarangan tangkap...ntar habis deh populasi tokek di Indonesia ...?
katanya bahkan banyak yang di import loh namanya gecko ... harganya ratusan juta...
 

Jadi Jutawan Lewat Tokek

Sabtu, 26 September 2009 | 08:59 WIB
Istimewa
Palmerah, Warta Kota
Anda tahu tokek bukan? Ya, jenis reptil yang masuk golongan cecak besar ini saat ini banyak dicari masyarakat karena harganya jika dijual lagi bisa mencapai Rp 500 juta per ekor. Wow!
Harga tokek yang memiliki berat 4 ons kabarnya mencapai lebih dari Rp 500 juta. Jual beli cecak besar suku Gekkonidae itu saat ini merupakan bisnis yang cukup menggiurkan.
Inilah yang menjadi salah satu alasan Ade (40), sebut saja demikian, menggeluti bisnis baru tersebut. Konon, tokek ini dijadikan bahan untuk obat HIV/AIDS. Tokek diekspor ke sejumlah negara, seperti China , Jepang, Hongkong, dan Perancis.
"Ini bisnis yang sangat menggiurkan. Saya sendiri awalnya tidak percaya (terhadap tingginya harga tokek). Namun, setelah saya merasakan (dapat menjual tokek) saya baru bisa percaya," katanya kepada Kompas.com di Jakarta, Jumat (25/9).
Ade mengaku telah satu tahun menekuni bisnis jual beli tokek tersebut. Keuntungan yang didapatkan dalam satu kali transaksi tergolong lumayan, 5 sampai 10 persen dari harga tokek.
Meski begitu, ia mengaku tidak membeli semua tokek. Hanya tokek yang memiliki berat di atas 3,5 ons yang dibelinya. "Karena, semakin tua dan besar ukuran suatu tokek, maka kadar enzim yang dimilikinya akan semakin banyak. Dan, katanya enzim itu yang dipakai untuk obat HIV AIDS," jelas Ade.
"Karena buat diekspor itu yang beratnya 3,5 ons ke atas. Selain itu, harga tokek di bawah 3,5 ons tidak terlalu tinggi dibanding tokek yang beratnya 3,5 ons lebih," ujar warga Kapuk, Jakarta Utara, itu.
Lebih lanjut Ade menjelaskan, harga tokek dengan berat 3,5 ons di tingkat pengekspor (tingkat atas) mencapai Rp 300 hingga Rp 400 juta, sedangkan harga tokek 3,5 ons di tingkat bawah (peternak) hanya sekitar Rp 100 juta.
Hal ini karena tidak mudah membawa tokek, risikonya tinggi. "Misal kita beli di Kalimantan , kita memiliki risiko tokek mati di perjalanan atau beratnya berkurang. Karenanya harga di bawah dengan di atas beda," katanya.
Sementara untuk tokek yang memiliki berat 4 ons, menurut Ade, harganya dapat mencapai lebih dari Rp 500 juta.
Di Indonesia sendiri, menurut Ade, terdapat tiga orang eksportir besar tokek, satu di antaranya merupakan bosnya. Namun, Ade enggan menyebutkan identitas para pengekspor tokek tersebut. "Kalau yang ada di internet itu mah bukan bos-nya. Itu mah broker semua," ujarnya.
Ya, saat ini kabarnya banyak cukong asal Malaysia dan Korea yang berkeliaran di Indonesia demi mendapatkan binatang yang kabarnya dapat menyembuhkan HIV AIDS itu.
"Sekarang ini lagi banyak cukong asal Malaysia dan Korea di Indonesia ingin mendapatkan tokek dengan harga murah. Dan ini betulan lho," ujar Ade.
Kedatangan para cukong asing tersebut, menurut Ade, karena bisnis jual beli tokek cukup menggiurkan. Selain itu, para cukong dapat memperoleh tokek di Indonesia dengan harga murah untuk kemudian dijual kembali dengan harga mahal.
"Karena saya dengar dari bos saya, katanya tokek itu di luar negeri diteliti untuk obat HIV AIDS dan katanya penelitian di luar negeri sudah 90 persen (tokek dapat menyembuhkan HIV AIDS)," katanya. (Kompas.com/luc)
 
---
ref: http://www.micronics.info http://www.java-cafe.net http://www.apwkomitel.org http://www.facebook.com/people/Rudi-Rusdiah/651699209
---


__._,_.___
Recent Activity:
SARANA MENCARI SOLUSI KEADILAN HUKUM DI INDONESIA
Mailing List Hukum Online adalah wadah untuk saling bertukar pikiran dan berkonsultasi untuk saling membantu sesama. Isi diluar tanggung jawab Moderator.

Sarana berdiskusi dengan santun, beretika dan bertanggung-jawab serta saling menghargai dan tidak menyerang hasil pemikiran orang / pendapat orang lain.

Salam Hukum Online
MARKETPLACE

Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the Yahoo! Toolbar now.

.

__,_._,___

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar